Sabtu, 13 April 2013

Makan Kubis bisa Atasi Sembelit


Kubis atau orang biasanya menyebut dengan kol adalah termasuk jenis sayuran dalam keluarga Brassica seperti brokoli, kembang kol, dan juga kecambah brussels. Kol atau kubis ini sangat mudah ditemukan di Indonesia. Kubis merupakan salah satu bahan utama untuk menu pecel atau biasa juga disajikan sebagai lalapan.
 
Cara mengonsumsi kubis untuk mendapatkan manfaat terbaik adalah dimakan mentah. Ada banyak manfaat yang terkandung dalam sayuran kubis, yaitu:

Merawat kulit
Kubis banyak mengandung antioksidan yang terdapat berkhasiat untuk membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkanoleh radikal bebas. Radikal bebas tersebut berpotensi menghadirkan tanda-tanda penuaan.

Mencegah Sembelit
Kandungan serat yang tinggi pada kubis berfungsi sebagai perangsang sistem pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit.

Mencegah kanker
Kubis memiliki beberapa sifat yang efektif untuk melawan kanker seperti lupeol, sinigrin, diindolylmethane (DIM), indol-3-karbinol (I3C), dan juga sulforaphane. Hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan terhadap wanita di China ditemukan bahwa, mengkonsumsi kubis akan mengurangi resiko terkena penyakit kanker payudara.

Meningkatkan sistem imun
Kubis mengandung Vitamin C yang berkhasiat untuk melindungi tubuh dari efek radikal bebas serta meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Mengurangi resiko katarak
Katarak biasanya terjadi pada usia mulai senja. Kandungan beta karoten yang cukup tinggi pada kubis bisa bermanfaat untuk mengurangi resiko seseorang terkena penyakit katarak.

Mengatasi radang lambung
Jus kubis mampu mengatasi gejala radang lambung, demikian hasil temuan sebuah studi dari Stanford University School of Medicine. Hal ini disebabkan adanya kandungan glutamin yang tinggi di dalam kubis.


Disarikan dari berbagai sumber